Sobat Zakat yang dimuliakan Allah, bagaimana kabarnya? Semoga kita senantiasa berada dalam lindungan dan juga mendapatkan limpahan rahmat serta kasih sayang dari Allah Swt..amiin.
Terimakasih bayak atas titipan donasinya, Semoga Allah memberikan balasan pahala terhadap harta yang di berikan, dan semoga Allah melimpahkan keberkahan terhadap harta yang di tinggalkan dan senantiasa memberikan rahmat dan kasih sayang-Nya terhadap Sobat Zakat dan keluarga.
Terimakasih bayak atas titipan donasinya, Semoga Allah memberikan balasan pahala terhadap harta yang di berikan, dan semoga Allah melimpahkan keberkahan terhadap harta yang di tinggalkan dan senantiasa memberikan rahmat dan kasih sayang-Nya terhadap Sobat Zakat dan keluarga.
Berikut saya lampirkan Bukti Transaksi;
Cermin Hati : “Kisah Seorang Raja Dan Tiga Menteri”
Cermin Hati : “Kisah Seorang Raja Dan Tiga Menteri”
Alkisah, hiduplah seorang Raja yang sangat berkuasa. Ia mempunyai tiga orang menteri yang setia. Suatu hari sang Raja memerintahkan ketiga menterinya tersebut untuk memetik buah-buahan di kebun kemudian memasukkannya ke dalam sebuah karung yang besar.
Menteri pertama sangat senang menerima perintah baginda Raja, ia pun dengan hati yang ikhlas segera menjalankan perintah Raja. Ia melakukannya dengan perasaan yang gembira dan tidak merasakan tekanan sedikitpun. Ia berusaha memilih buah-buahan yang manis-manis untuk dipetik, agar Raja senang.
Menteri yang kedua sama sekali tidak terlalu menggubris apa yang Raja perintahkan. Ia hanya sekedar menunaikan tugas, asal Raja senang. Ia melakukannya setengah hati. Ia petik buah-buahan sekedarnya saja, walaupun busuk ia masukkan pula ke dalam karung. Ia tak peduli akan perintah Raja. Yang penting tugasnya selesai.
Menteri yang ketiga sangat tidak senang menerima perintah Raja. Ia menyiasati Raja, dengan mencabut rumput-rumput di halaman kebun, dan memasukkannya ke dalam karung agar kelihatan banyak.
Setelah semua menteri selesai melaksanakan perintah Raja tersebut, menghadaplah ketiga menteri itu kepada Baginda Raja.
Namun, apa yang terjadi?? Baginda Raja malah memasukkan mereka ke dalam penjara dengan karungnya masing-masing selama tiga bulan dan mereka tidak akan diberikan makanan atau minuman selama mereka di penjara.
Beruntunglah menteri yang pertama tadi, karena membawa buah-buahan yang manis yang ia petik dari kebun istana. Selama tiga bulan itu lah menteri pertama makan buah-buahan istana kesukaan Sang Raja.
Lalu menyesal lah menteri kedua dan ketiga... Karena tidak sungguh-sungguh menjalankan perintah Raja. Selama tiga bulan mereka memakan hasil yang mereka petik, dan tak lama kemudian mereka meninggal di penjara..
Sobat Zakat, ini adalah sebuah renungan. Penjara yang dimaksud adalah kuburan, rumah tinggal asli yang akan kita tempati nanti. Karung buah itu adalah catatan amal kita selama kita hidup di dunia.
Alangkah beruntung dan berbahagia lah manusia yang selalu mengisi catatan amalnya dengan kebaikan-kebaikan, menjalankan perintah Allah dengan sepatuh-patuhnya dan dengan hati penuh keikhlasan. Sehingga kelak akan menemani kita di alam kubur.
Bagaimana dengan kita, sudahkah kita mengisi karung-karung kita dengan buah-buahan yang manis-manis? Mari kita isi dengan amal yang terbaik utuk kita persembahkan pada Allah dan untuk bekal kita di akhirat nanti, untuk mencapai syurga yang abadi.Amiin.
Menteri yang kedua sama sekali tidak terlalu menggubris apa yang Raja perintahkan. Ia hanya sekedar menunaikan tugas, asal Raja senang. Ia melakukannya setengah hati. Ia petik buah-buahan sekedarnya saja, walaupun busuk ia masukkan pula ke dalam karung. Ia tak peduli akan perintah Raja. Yang penting tugasnya selesai.
Menteri yang ketiga sangat tidak senang menerima perintah Raja. Ia menyiasati Raja, dengan mencabut rumput-rumput di halaman kebun, dan memasukkannya ke dalam karung agar kelihatan banyak.
Setelah semua menteri selesai melaksanakan perintah Raja tersebut, menghadaplah ketiga menteri itu kepada Baginda Raja.
Namun, apa yang terjadi?? Baginda Raja malah memasukkan mereka ke dalam penjara dengan karungnya masing-masing selama tiga bulan dan mereka tidak akan diberikan makanan atau minuman selama mereka di penjara.
Beruntunglah menteri yang pertama tadi, karena membawa buah-buahan yang manis yang ia petik dari kebun istana. Selama tiga bulan itu lah menteri pertama makan buah-buahan istana kesukaan Sang Raja.
Lalu menyesal lah menteri kedua dan ketiga... Karena tidak sungguh-sungguh menjalankan perintah Raja. Selama tiga bulan mereka memakan hasil yang mereka petik, dan tak lama kemudian mereka meninggal di penjara..
Sobat Zakat, ini adalah sebuah renungan. Penjara yang dimaksud adalah kuburan, rumah tinggal asli yang akan kita tempati nanti. Karung buah itu adalah catatan amal kita selama kita hidup di dunia.
Alangkah beruntung dan berbahagia lah manusia yang selalu mengisi catatan amalnya dengan kebaikan-kebaikan, menjalankan perintah Allah dengan sepatuh-patuhnya dan dengan hati penuh keikhlasan. Sehingga kelak akan menemani kita di alam kubur.
Bagaimana dengan kita, sudahkah kita mengisi karung-karung kita dengan buah-buahan yang manis-manis? Mari kita isi dengan amal yang terbaik utuk kita persembahkan pada Allah dan untuk bekal kita di akhirat nanti, untuk mencapai syurga yang abadi.Amiin.
Rasulullah saw bersabda: Barang siapa ingin doanya terkabul & dibebaskan dari kesulitannya hendaklah dia mengatasi (menyelesaikan) kesulitan orang lain. (HR.Ahmad)

Nice story dude..
BalasHapusI like it, good posting.
Thank You for your attention
BalasHapus